Cyclone Wing’s

Tragedi Idul Fitri

Oktober 19, 2007 · & Komentar

Pada hari raya idul Firi yang ke empat saya dan teman saya bersilaturahmi ke rumah teman- teman SMP ku. Aku dan temanku pergi naik sepeda motor dengan menggunakan helm teropong yang biasa dikenakan bila berpergian jauh. Saya pergi ke rumah teman saya yang ada di Benowo. Di perjalanan kami melihat sepeda motor dan mobil sangat ramai. Tepat di dekat jalan alas malang saya dan tema saya dikejutkan dengan seorang wanita membonceng ibunya yang menggendong bayi kecil dengan selendang. Lalu tiba-tiba sepeda motor tesebut tidak seimbang dikarenakan selendang yang terjerat dirantai sepeda motor. Otomatis setelah selendang terjerat bayi dan ibu yang menggendongnya tadi jatuh dan terpelanting. Sampai kepala bayi tersebut berlumurandarah dandia menangis kesakitan. Ibunya juga menangis karena terkejut dan tidak tega melihat bayi yang berlumuran darah. Baju bagian belakang ibu tadi sobek karena tergores oleh aspal. Kemudian kakak yang membonceng tadi tidak apa-apa tetapi dia menangis histeris karena merasa bersalah kepada adiknya yang masih bayi tadi. Warga kampung sekitar pun ramai-ramai keluar dari rumah untuk menolong bayi tersebut.Lalu bayi trsebut dibawa ke rumah sakit bunda. Dan dengan kejadian itu saya harus selalu berhati-hati di jalan tidak boleh ugal-ugalan jika mengendarai sepeda motor karena resikonya besar sekali begitu juga dengan pembaca.HINDARI UGAL-UAGALAN DI JALAN UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN.

Kategori: My Experience

12 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar